Pages

Rabu, 29 Oktober 2014

Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014

       Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita.

       Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

       Untuk menumbuhkan rasa Cinta Tanah Air dan Menghargai jasa para Pahlawan, maka pada tanggal 28 Oktober 2014 segenap siswi dan dewan guru melaksanakan upacara memperinngati Hari Sumpah Pemuda.


Seluruh Siswi mengikuti Upacara Sumpah Pemuda

Pengibaran dan Penghormatan Sang Saka Merah Putih
Penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih

Sabtu, 11 Oktober 2014

ORIENTASI STUDI LAPANGAN MA. ANNURIYYAH (OSPAMA) 2014


A.    PENDAHULUAN
            Meskipun pemerintah telah merencanakan Wajib Belajar 9 tahun, Namun angka partisipasi pendidikan tingkat SLTP baru mencapai 72 %, sedangkan angka partisipasi siswa tingkat SLTA baru mencapai 38 %. Hal ini berarti bahwa sebagian besar anak usia SLTA belum dapat menikmati pendidikan SLTA.
        Madrasah Aliyah secara kelembagaan merupakan sekolah yang dirancang mempersiapkan anak didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun kenyataannya hanya kurang dari 35 % lulusan SLTA yang melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi. Keadaan ini merupakan sebagaian dari problema multidimensial yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia dalam era globalisasi.
           Masalah besarnya proporsi lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan tinggi merupakan realitas yang perlu mendapat respon cepat dan tepat. Mempertimbangkan kondisi tersebut maka Madrasah Aliyah Annuriyyah sebagai lembaga pelayanan umum yang menyelenggarakan  pendidikan harus menetapkan standard kualitas produk. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu cara yaitu dengan melakukan studi lapangan di instansi yang ada kaitannya dengan ketrampilan yang diperoleh di Madrasah Aliyah Annuriyyah. Sehingga lulusan Madrasah Aliyah Annuriyyah yang bermutu dan berakhlak mulia serta mampu mngubah sikap dan perilaku.

B.    DASAR PEMIKIRAN
      Yang menjadi dasar pemikiran Madrasah Aliyah Annuriyyah melaksanakan Studi Lapangan adalah :
  1. Kurikulum Madrasah Aliyah yang berbasis kompetensi. Kurikulum Berbasis Kompetensi yang merupakan pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan dan bertindak
  2. Madrasah Aliyah Annuriyyah sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan untuk memberikan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada kewiraswastaan dan peka terhadap sosial budaya.
  3. Madrasah Aliyah Annuriyah merealisasikan konsep life skill education yaitu konsep kecakapan hidup yang tidak semata-mata memiliki kemampuan tertentu saja, namun memiliki kemampuan dasar pendukungnya.